Unai Emery - PSG - calciomercato

Football5star.com, Indonesia – Pelatih dari Spanyol, Unai Emery mengaku telah melewatkan peluang emas untuk memenangkan gelar juru bahasa terbaik di dunia ketika ia membesuk Paris Saint-Germain (PSG). Menurut Emery, ia gagal mendapatkan gelar karena tidak ada VAR.

Menurut Emery, ia hanya gagal menawarkan gelar Liga Champions Les Parisiens. Kegagalan terjadi karena Liga Champions belum pernah menggunakan VAR di musim 2016-17.

"Ketika saya mendapat PSG, saya kehilangan kesempatan untuk menjadi pelatih terbaik di dunia. Saya memenangkan gelar Ligue 1 dan beberapa gelar domestik lainnya. Tapi, target utama saya adalah Liga Champions," kata Unai Emery kepada Sepakbola Prancis.

Unai Emery - PSG - Fox Sports "class =" wp-image-285774
Fox Sports

"Pada tahun pertama, kami gagal karena kami dikalahkan oleh Barcelona di 16 besar Liga Champions. Menurut pendapat saya, ketika kami ditundukkan karena tidak adanya VAR. Kami dikalahkan oleh keputusan wasit, "tambah Emery.

Selanjutnya, Emery juga membahas kegagalan PSG musim lalu di tangan Real Madrid. Menurutnya, kekalahan itu masih bisa ditolerir karena Los Blancos pada akhirnya mampu memenangkan Liga Champions.

"Pada tahun kedua, kami dikalahkan oleh Real Madrid, yang pada waktu itu adalah juara bertahan dan akhirnya mampu mempertahankan gelar Liga Champions. Meskipun, kami dirugikan oleh beberapa keputusan wasit."

"Kesimpulannya adalah, PSG dikalahkan dari Barcelona karena keputusan wasit dan penyerahan tim yang membuat sejarah di tahun berikutnya," kata Emery.

Pos VAR membuat Unai Emery gagal menjadi pelatih terbaik di dunia. Muncul pertama kali di berita sepakbola terkini, skor langsung, transfer, jadwal & klasemen.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *