Tuchel tidak yakin akan masa depan Mbappe dan Neymar di PSG • SepakBola.com

0
43

Livegoal, Paris – Pelatih Paris St Germain Thomas Tuchel tidak menjamin masa depan dua bintang mereka, Kylian Mbappe dan Neymar akan tetap di klub atau tidak.

Mbappe menjadi berita utama dengan pidatonya setelah dinobatkan sebagai pemain Ligue 1 terbaik dalam versi terpadu dari pemain sepak bola profesional Prancis musim ini. Dia membuka peluang untuk mencari tantangan dan proyek baru.

Komentar dari pemenang Piala Dunia berusia 20 tahun itu memicu spekulasi tentang kepindahannya dari juara Ligue 1. Sementara masa depan Neymar dianggap masih abu-abu, rumor kembalinya ke La Liga terpesona.

Tuchel menyesali komentar Mbappe. Namun, mantan manajer Borussia Dortmund mengakui bahwa ia tidak dapat memastikan dua pemain utama akan tetap di klub.

"Sebagai pelatih, saya ingin mereka melanjutkan karier mereka di sini bersama kami, tetapi ini sepakbola, kami tidak lugu," kata Tuchel dalam konferensi pers.

Artikel lain dari penulis

"Banyak klub ingin mentransfer banyak pemain dan pasar transfer gila, tetapi jika Anda bertanya kepada saya, pelatih, ya, saya ingin mereka ada di sini musim depan. Tetapi jika tidak, kami akan menemukan solusi.

"Mbappe memiliki tujuan, dia sangat cerdas dan mungkin dia berpikir sudah waktunya untuk mengatakannya, tetapi dia di sini, seperti semua pemain PSG, untuk bertanggung jawab.

"Tidak perlu berpidato untuk mengatakan itu. Dia pria yang spesial, dia ingin mencetak gol, mencetak banyak gol, dan memenangkan semua gelar yang mungkin, kita harus menerimanya, saya tidak bisa, marah. "

Tolak jelang akhir musim

Tuchel berhasil mempertahankan dominasi PSG di Ligue 1, tetapi tim yang dijuluki Les Parisiens kembali gagal di Liga Champions setelah tersingkir di babak 16 besar oleh Manchester United. Lebih buruk lagi, trofi Coupe de France dan Coupe de la Ligue juga gagal diamankan.

Hasilnya menambah tekanan kepada manajer Jerman, tetapi dia bersikeras dia bertekad untuk membantu klub bergerak maju.

"Itu selalu menjadi tujuan saya untuk tumbuh dan belajar, itulah sebabnya saya di sini," tambahnya.

"Ini hadiah untuk menjadi pelatih, penting bagi saya untuk bekerja di negara lain, ini adalah pengalaman hebat, tapi itu baru permulaan."

"Fase terakhir musim ini agak sulit, kami melakukan analisis, klub tahu itu dan sekarang kami harus meningkatkan kinerja," pungkasnya. (Sumber: Surat Harian)

Penulis: Maulana Habibi / Editor: Rudi Purwantoro

Komentari artikel ini